MY BIGGEST MISTAKE IN TEACHING CREATIVITY (PART 2)

Pemecahan Masalah

Pada kelas-kelas kreativitas saya pada tahun-tahun yang lalu, saya lebih berfokus pada membangun creative mindset. Untuk itu saya sangat mendorong mereka untuk menjadi berbeda. Menjadi benar itu tidak penting, yang penting menjadi berbeda! Prinsip ini sangat sederhana namun sangat efektif. Sebagian orang menyebutnya “gila” atau “ekstrem” namun para mahasiswa memandang prinsip ini sebagai pembebas. Prinsip yang membuka cakrawala pikiran mereka bahwa dunia ini lebih luas daripada sekedar benar dan salah. They begin to see that we live in a world of possibilites. A world of options and alternatives. Keterpakuan pada struktur tertentu telah merebut kebebasan berpikir mereka. Keterpakuan pada struktur akan mengubah diri kita dan generasi muda menjadi … seekor kuda. We will have limited perspectives and sights.

Saya tidak berkata bahwa struktur adalah sesuatu yang buruk. Saya memandang struktur sebagai alat yang sangat penting khususnya dalam upaya mereplikasi praktik-praktik yang berhasil di masa lalu. Namun sebaiknya kita tetap memandang struktur sebagai alat untuk mencapai tujuan. A means to an end. Alat yang dapat digunakan, dimodifikasi, diubah, atau bahkan tidak digunakan sama sekali saat ada alat lain yang lebih baik. Keterpakuan pada struktur hanya akan melahirkan generasi yang hanya mampu bertanya “bagaimana” saat ada pertanyaan penting lain yang harus dijawab.

Salah satu kelemahan dalam sistem pendidikan kita adalah kita jarang mendorong anak-anak kita untuk bertanya “mengapa”. Sebagian dari alasannya mungkin karena “mengapa” adalah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab. Kita lebih menyibukkan mereka dengan pertanyaan “bagaimana”. Pertanyaan “bagaimana” ini sangat baik untuk menciptakan manusia pengikut ‘followers’. Dominasi dari pertanyaan “bagaimana” sepertinya adalah peninggalan era industri. Era saat manusia dipandang sebagai faktor produksi. Saat keseragaman menciptakan kendali dan kendali menciptakan efisiensi. Namun saat kita mencapai batasan dari teknologi dan metode yang ada, kita perlu mengajukan pertanyaan lain yaitu “mengapa”.

“Mengapa” adalah pertanyaan yang akan mengantar kita pada esensi dari segala sesuatu. Dengan bertanya “mengapa”, kita akan berupaya memahami motif dan asumsi-asumsi yang melandasi suatu pilihan. Dengan bertanya “mengapa”, kita akan didorong untuk mengeksplorasi jawaban-jawaban lain di luar jawaban yang sudah ada. It enable us to see the big picture including new trends and patterns. Perubahan-perubahan besar dimulai dari pertanyaan “mengapa”. Saya percaya para penemu dan inovator adalah orang-orang yang bertanya “mengapa” lebih sering daripada orang-orang kebanyakan.

Pembelajaran

Dari pengalaman saya yang singkat sebagai edukator kreativitas, memfasilitasi pembelajaran tentang kreativitas adalah lebih mudah sekaligus lebih sulit daripada memfasilitasi pembelajaran pada bidang ilmu yang sangat terstruktur seperti finance dan marketing. Karena sifat alami dari kreativitas yang mengharuskan keterlibatan imajinasi akan menjadikan pengalaman belajar menjadi sangat menyenangkan. Namun pembelajaran kreativitas juga menjadi lebih sulit karena kurangnya struktur yang dapat memandu proses pembelajaran. However there are several lessons that are worth to keep in mind whenever you are trying to learn or teach about creativity:  

LESSON 1#, Do not relying too much on structure such as try to learn about various creative techniques or methods. Bila diandaikan pikiran adalah air maka struktur adalah selokannya. Struktur akan selalu mendikte gerak air selama tinggi air tidak mampu melampaui tinggi dinding selokan. Dengan kata lain, struktur bukan sesuatu yang harus dipatuhi. Struktur adalah sesuatu yang harus dilampaui. Instead of relying on structure you must …

LESSON 2#, focus on building creative mindset. Teach yourself to appreciate ideas, to be playful with your own thoughts, to be patience with your own creative process, and to be proud of being different.

LESSON 3# GROW SOME DOUBTS Don’t you realize that I just gave you another struture to be followed? I am about to repeat the same mistake, ain’t I?

So please always spare a space in your mind to grow some doubts. Memiliki keraguan sangat penting dalam membangun kreativitas. Tanpa keraguan, anda tidak akan pernah mempertanyakan pola-pola lama dan mencoba hal-hal baru. Dan tanpa mencoba hal-hal baru, anda tidak mungkin membuat kemajuan. Keraguan dan keberanian untuk bertanya adalah kekuatan untuk menantang dan melampaui stuktur yang ada.

Saya berharap pembelajaran ini dapat mendekatkan saya pada mimpi saya tentang joyful learning. Pembelajaran yang menggembirakan dan membebaskan. Pembelajaran yang diinisiasi, dilaksanakan, dan dievaluasi oleh pembelajar, bukan oleh guru. Pembelajaran yang pantas untuk dirayakan. Thank you.

Leave a Reply